Dinkes Pijay Adakan Lokakarya dan Penggalangan Komitmen Bersama di Puskesmas Bandar Baru

KPJ, Bandar Baru — Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie Jaya (Pijay) mengadakan Penandatangan Komitmen Bersama Lintas Sektor dan Sosialisasi Akreditasi Puskesmas, Senin (3/4/2017) di Aula Puskesmas, Bandar Baru, Pijay.

Perwakilan dari Dinkes Pijay Muhammad Iqbal mengatakan Akreditas ini harus didukung oleh seluruh staf yang ada di Puskesmas Bandar Baru, Kepala Pemerintahan di Bandar Baru, dan harus mendapat dukungan dari kepala desa yang ada di wilayah Bandar Baru.

“Dukungan Lintas sektor sangat diperlukan, untuk itu Puskesmas Bandar Baru mengadakan pertemuan dan penandatanganan komitmen lintas sektor yang dihadiri oleh seluruh Keuchik gampong, camat, Mapolsek serta Danramil,” ujarnya.

Dalam menyukseskan Akreditas, Puskesmas dituntut untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat baik peningkatan kinerja pelayanan maupun proses pelayanan kompetitif serta menjamin pelayanan kesehatan primer berkualitas.

Iqbal menambahkan, sebetulnya yang perlu kita pahami bersama bahwa inti dari pada akreditasi adalah upaya bersama dalam peningkatan mutu Puskesmas dan peningkatan kapasitas Pegawai puskesmas yang bermuara pada pelayanan masyarakat.

“Pemberian pelayanan publik berkualitas mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh pemerintah, Puskesmas sebagai ujung tombak sekaligus sebagai tolak ukur pelayanan publik dibidang kesehatan, namun kita mensosialisakan ini untuk memberikan kualitas pelayanan yang berkualitas,” újarnya.

Informasi yang diperoleh kabarpidiejaya.com senin (3/4/2017) Pukul 23.00 WIB,  Kepala Puskesmas Bandar Baru. Husni SKM  mengatakatan penandatanganan komitmen dengan lintas sektor mendapatkan tanggapan yang sangat bagus dengan mensosialisasi akreditasi puskesmas.

“Sebagai wahana pembinaan peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan klinis penerapan manajemen risiko serta ditandatangani oleh seluruh keuchik gampong Bandar Baru,” katanya. (AZ/PP)