Ketua KAMMI: Anggota Dewan Mumang, Rakyat Pungo

0
KPJ, BANDA ACEH –Ketua KAMMI Aceh Tuanku Muhammad mendesak pihak berwenang segera melakukan tindakan hukum terhadap JD (36), salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang ditangkap dalam penggrebekan pesta narkoba jenis sabu beberapa waktu lalu.

“Jika setelah hasil pemeriksaan ditemukan positif mengkonsumsi sabu, maka sudah selayaknya diberikan sanksi, baik dihukum dengan hukuman penjara ataupun dipecat sebagai anggota DPRA,” tegas dia dalam siaran tertulisnya kepada kabarpidiejaya.com, Jum’at (11/8/17).

Lanjutnya, penangkapan JD tersebut sejatinya menjadi salah satu catatan buruk Dewan Perwakilan Rakyat yang ada di Aceh. Alih-alih berperang melawan narkoba, wakil rakyat yang menjadi teladan malah berpesta narkoba.

Kiban ta cegah rakyat Aceh bek pip sabe menyoe wakil rakyat mantong gadoh pip sabe. wakil rakyat mantong le mumang peu han le rakyat yang pungoe, (Bagaimana kita mencegah rakyat Aceh agar tidak mengomsumsi sabu jika wakil rakyat saja asyik melakukannya. Wakil rakyat saja banyak pening makanya banyak rakyat yang gila),” ketus dia menggunakan bahasa Aceh.

Ditutup olenhya, penangkapan tersebut menjadi batu loncatan untuk menelusuri siapa saja anggota dewan di Aceh yang terlibat narkoba.

Sebelumnya, salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) berinisial JD ditangkap polisi dalam sebuah penggrebekan pesta narkoba jenis sabu. Pria berinisial JD ditangkap bersama tiga temannya, masing-masing berinisial HS, JS, dan Z di lokasi yang sama.

Kepala Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh, Kompol Safran mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Melati Polresta Banda Aceh.

Anggota dewan yang berinisial JD ini diketahui juga menjabat sebagai salah satu ketua komisi di DPRA yang berasal dari salah satu partai lokal Aceh. (EM)