PPP Pidie Jaya Kubu Romi: Kantor DPC PPP di Dayah Timu Ilegal

0
Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pidie Jaya, Teungku Haji Abdul Hamid A. Wahab saat menerima pengembalian formulir pendaftaran Bacabup Pidie Jaya dari H. Sibral Malasyi, Kamis (27/7/2017). (Foto: KPJ/EM)

KPJ, MEUREUDU — Terkait dengan dibukanya kantor PPP yang baru di Gampong Dayah Timu, Meureudu, yang juga melakukan penjaringan Calon Bupati Pidie Jaya Periode 2018-2023, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Pidie Jaya Teungku Hamid A. Wahab dari kubu Romahurmuzy, MT (Romi) menyatakan kantor PPP tersebut ilegal dan telah menimbulkan keresahan dan pertanyaan di kalangan pengurus dan kader PPP juga para bakal calon bupati dan masyarakat.

“DPC PPP Pidie Jaya sudah mempunyai kantor tetap yang beralamat di jln. Tgk. Chik Pante Geulima Gampong Mesjid Tuha Kecamatan Meureudu yang dibuktikan dengan surat keterangan domisili yang dikeluarkan geuchik gampong setempat,” jelas Teungku Abdul Hamid A. Wahab kepada kabarpidiejaya.com, Rabu (2/8/17).

Lanjutnya, Pelaksana Harian (PH) DPC PPP Pidie Jaya pada Selasa, (1/8/17), telah melakukan pertemuan dengan kepala Kesbangpol Pidie Jaya untuk menyampaikan hal tersebut sekaligus mengajukan bukti legalitas DPC PPP Pidie Jaya yang diketuai Teungku Abdul Hamid A. Wahab dan sekretaris Musriyadi. Lampirannya:

“(a) SK Menkumham no.M.HH.06.AH.11.01.Th.2016. (b) PKMA.Dg no: register 76/PK/Pdt,sus-Parpol/2026. (c) putusan PT.TUN.dg. No: 57//8/201/PT.TUN.jkt. (d) Surat pemberitahuan kepada Gubernur Aceh.”

Akunya, Kepala Kesbangpol Pidie Jaya mengharapkan kalau ada para pihak yang mengatasnamakan kepengurusan parpol yang punya legalitas hukum, mereka diminta menunjukkan bukti legalitas hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami minta hentikan semua kegiatan yang mengatasnamakan DPC PPP Pidie Jaya,” ungkap Teungku Abdul Hamid A. Wahab.

Lebih lanjut, ia menyatakan jika masih ada para pihak yang melakukan kegiatan yang mengatasnamakan DPC PPP Pidie Jaya, ia akan melakukan penuntutan secara hukum.

“Baik pidana maupun perdata,” imbuhnya. (EM)