Puluhan Warga Sawang Lapor Dugaan Korupsi ke Wakil Bupati

KPJ, MEUREUDU – Puluhan warga Gampong Sawang, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, tadi, Selasa (22/8/2017) mendatangi kantor Bupati Pidie Jaya untuk bertemu wakil Bupati, Said Mulyadi. Kedatangan warga tersebut lantaran kecewa terhadap janji Inspektorat yang tak kunjung menyerahkan Naskah Hasil Pemeriksaan (NHP) dana desa tahun 2016 kepada kejari yang diduga dikorupsi.

Adapun tuntutan yang diharapkan warga agar NHP dana desa Gampong Sawang untuk segera diserahkan ke kejaksaan, hingga dapat diproses secara hukum.

“Sehingga proses hukum dugaan korupsi yang dilakukan oleh Keuchik Sawang, bisa segara ditindak lanjut,” ujar salah satu perwakilan warga, Ibrahim (30), di ruangan kantor wakil Bupati Pidie Jaya.

Kepada Wakil Bupati, warga berharap agar dirinya meminta kepada Inspektorat supaya segera mengirim NHP tersebut.

Ibrahim menambahkan, ia dan warga sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak Inspektorat dan kepala Inspektur. Mereka, (Inspektorat), lanjutnya berjanji paling lambat, Senin 14 Agustus, NHP tersebut akan dikirim ke kejaksaan. Namun, hingga saat ini belum dijalankan.

“Kami sudah beberapa kali bertemu dengan pihak kejaksaan, tetapi mereka kesulitan menindak lanjuti kasus tersebut, karena belum adanya NHP yang dikirim kepadanya,” kata Ibrahim.

Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi dihadapan warga Sawang memastikan NHP Gampong tersebut akan dikirim ke kejaksaan setelah diberitahu kepadanya.

“Sikap dan cara yang masyarakat Sawang lakukan ini sangat saya apresiasi. Namun kebetulan baru dua hari kemarin saya menerima laporan dari inspektorat terkait masalah Gampong Sawang, walaupun saya yang akan tanda tangan, tapi kepada bupati juga harus dilaporkan, kalau sudah dilaporkan kepada bupati, Insyaallah kalau selesai hari ini langsung dikirim ke kejaksaan,” kata Said Mulyadi memastikan.

Said Mulyadi menegaskan, pemerintah tidak ada kepentingan apapun untuk melindungi siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi di Gampong Sawang tersebut.

“Secara persis saya tidak tahu dengan masalah Gampong Sawang, tapi secara kasar dari yang diberitakan oleh berbagai media saya mengetahui ada kasus dugaan korupsi di Gampong Sawang. Dan perlu saya tegaskan, pemerintah tidak ada kepentingan apapun dalam kasus tersebut,” tegasnya. (pp)