Sejumlah Perwakilan Facebook Indonesia Temui Menteri Kominfo, Ada Apa?

0
Ilustrasi tentang Facebook. (Sumber Pixabay/geralt via Creative Commons)

KPJ, JAKARTA — Sejumlah perwakilan Facebook tadi pagi, Selasa (2/8/2017) mendatangi kantor Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kemenkominfo) guna bertemu Menteri Kominfo, Rudi Antara dan Dierjen Aplikasi Informatikan (Aptika) Kemenkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan untuk membicarakan sejumlah rencana Facebook.

Dirjen Aptika, Samuel mengatakan, adapun yang dibicarakan dalam pertemuan itu termasuk soal Badan Usaha Tetap (BUT), mengingat Facebook dalam waktu dekat akan secara resmi membuka kantornya di Indonesia, bukan lagi sebagai perwakilan.

“Akan ada pembukaan kantor, soal BUT dan pajak salah satunya yang dibahas. Karena mereka akan buka dalam bentuk PT, jadi akan urus soal pajak juga,” ucap Semuel saat ditemui di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Facebook telah mengajukan izin pendirian BUT ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sejalan dengan itu, menurut penuturan Semuel, Facebook telah mengantongi izin prinsip dari BKPM sejak Maret 2017.

Namun, Semuel mengaku belum tahu soal bidang usaha yang akan dikembangkan oleh Facebook di Indonesia. “Dengan adanya kantor, maka semua kegiatan usahanya bisa ditangani oleh kantor yang ada di sini. Tapi untuk klasifikasi layanannya saya belum tahu,” ungkap Semuel.

Selain soal pembukaan kantor, pemerintah dan pihak Facebook yang di antaranya diwakili oleh Head of Public Policy Southeast Asia Facebook, Alvin Tan, dan Trust & Safety Director Asia Pacific Facebook Jeff Wu, juga membahas sejumlah hal lain, yaitu tentang penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) untuk Facebook dan penanganan konten radikal.

Sumber: Tekno.liputan6.com