KIP Pidie Jaya Terima Hibah 21,4 Miliar untuk Mensukseskan Pilkada

0
Plh KIP Pidie Jaya, Firmansyah saat menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) disaksikan Bupati Pidie Jaya, H. Aiyub Abbas di Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin (4/9/2017) kemarin. (Foto: Ist)

KPJ, MEUREUDU — Setelah beberapa kali terjadi penolakan terhadap pengajuan dana hibah untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Jaya, akhirnya Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) senilai Rp 21,4 Miliar, Senin (4/9/2017) kemarin.

Plh KIP Pidie Jaya, Firmansyah kepada Kabarpidiejaya.com, Selasa (5/9/2017) mengungkapkan bahwa, anggaran dasar yang diajukan pihaknya kepada Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) Pidie Jaya, jauh lebih tinggi yaitu Rp 35 Miliar ketimbang yang telah disahkan yaitu sebesar Rp 21,4 Miliar.

“Namun, walau bagaimana pun, ini adalah kado terindah dari Pemkab Pidie Jaya. Dan kita berterima kasih kepada Pemkab Pidie Jaya,” ujar Firman.

Ditanya terkait pencairan dana tersebut, Firman mengaku dana itu akan diterima pihaknya melalui tiga tahapan. Adapun tahap pertama, lanjut Firman akan dicairkan senilai Rp 2 miliar, setelah NPHD tersebut ditanda tangani.

“Sedangkan tahap kedua sebesar Rp 4.061.509.650 akan dicairkan setelah APBK perubahan tahun 2017 disahkan. Kemudian baru tahap terakhir, yaitu sebesar Rp 15.405 200.000, dan akan dilakukan setelah disahkannya APBK Pidie Jaya tahun 2018,” tutup Firman.

Hadir dalam penandatanganan NPHD tersebut Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas, Sekda Pidie Jaya, Iskandar Ali, para asisten, dan Ketua DPRK Pidie Jaya, Armia Harun. Sementata dari KIP Pidie Jaya diwakili oleh seluruh komisioner KIP. (pp)