Berbekal Petuah Sang Guru, “Jak Beut Ju, Mandum Na Singoeh”, Mengantarkan Tokoh Muda Ini Meraih Master

KPJ, LHOKSEUMAWE- Salah seorang tokoh pendidikan dan ulama muda Pidie yang juga Pembina majlis ta’lim yang bertebaran di Pidie dan Bireun, Teungku Iswadi Arsyad yang popular di sapa dengan Abah Iswadi laweung berhasil mempertahankan tesisnya dalam sidang terbuka magister di kampus program pascasarjana IAIN Malikussaleh Lhokseumawe, selasa, (24/10/2017).

“Alhamdulillah walaupun seperti mimpi, namun berkat dorongan dan doa serta bantuan dari semua pihak, akhirnya tesis dengan judul “Komunikasi Interpersonal Guru-Santri Dalam Meningkatkan Pembinaan Akhlak Santri (Studi Kasus Dayah Mudi Masjid Raya Samalanga” berhasil di pertahankan di hadapan para penguji dalam sidang terbuka pada hari ini,” kata tokoh muda yang aktif di dunia dakwah itu kepada kabarpidiejaya.com, kamis, (19/10/2017).

Sang Ulama muda dan tokoh pendidikan itu dalam sidang terbuka yang dipimpin oleh Dr. Tgk. Danial, MA dengan empat orang penguji berlangsung sangat alot dan perang argument tidak dapat dihindari mengiasi siding tersebut. “Seperti “perang” Suriah, perang “argument” dalam sidang di “serang” bertubi-tubi, Alhamdulillah mampu kita pertahankan hasil yang memuaskan,” lanjut sang akademisi IAI Al-Aziziyah Samalanga dan STIE Kebangsaan Bireun itu.

Ia Terakhir sangat bahagia, memang petuah ayah rohani Al-Mukarram Abu MUDI ‘Jak Beut Ju, Mandum Na Singoeh’ (Terus menunutut ilmu agama, apa yang di cita-citakan pasti tercapai nantinya) itu sudah terbukti. Tokoh ini juga mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada semua pihak atas prestasi yang bersejarah.

“ Memang apa yang di ucapakn oleh ayah rohani tidak pernah bergeser dari sasaran , Jka beut Ju, Mandum Na Singoeh” terbukti, dan terima kasih tidak terhingga kepada semua pihak atas prestasi yang saya raih pada hari di hari bersejarah pada awal bulan Safar ini“, pinta guru senior dayah MUDI Masjid Raya Samalanga yang juga sering mengisi rublik di beberapa media itu. (HA)