Dinkes Resmikan Gampong KB Terakhir di Pidie Jaya

0

ULIM — Kadinkes Pijay Said Abdullah meresmikan Gampong Keluarga Berencana (KB) Madani Islami di Gampong Tanjong Ulim, Kamis (5/10/17). Peresmian Gampong KB ini yang terakhir dari delapan gampong di tiap kecamatan di Pidie Jaya.

Sebelumnya telah diresmikan Gampong Rhieng Krueng di Kecamatan Meureudu, 13 September 2017; Gampong Siren di Kecamatan Bandar Baru, 25 September 2017; Gampong Cot Lheu Rhieng di Kecamatan Trienggadeng, 27 September 2017; Gampong Peurade di Panteraja, 26 September 2017; Gampong Jurong Teungoh di Jangka Buya, 28 September 2017; Gampong Meunasah Kulam di Meurah Dua, 3 Oktober 2017; Gampong Meurandeh Alue di Bandar Dua, 4 Oktober 2017; Dan Gampong Tanjong Ulim di Ulim, 5 Oktober 2017.

Kadinkes Said Abdullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini perlu kerja sama semua SKPK agar gampong ini menjadi lebih baik.

“Kita berharap peran serta semua unsur masyarakat membantu Gampong Keluarga Mandiri Islami ini. Kita berharap peran tersebut tidak hanya Pemda, tapi juga unsur non pemerintah dalam memfasilitasi dan membina kesadaran masyarakat,” papar Said Abdullah.

Lebih lanjut Said mengungkapkan beberapa faktor terbinanya masyarakat yang diharapkan dari hadirnya dalam program Gampong KB ini seperti ketahanan keluarga, pemberdayaan keluarga, pengurangan angka kekerasan rumah tangga, derajat kesehatan, rata-rata pendidikan, keamanan, dan sarana dan prasarana.

Sementara di tempat yang sama Camat Kecamatan Ulim Riky Syahdan menyampaikan bahwa dengan program Gampong KB tersebut dapat memperbaiki tingkah polah sosial tumbuh lebih baik.

“Kita prihatin dengan masalah sosial dalam masyarakat kita. Kerjasama dalam masyarakat kita benar-benar krisis. Tidak ada lagi gotong-royong di gampong-gampong.”

Riky mengharapkan dengan adanya program ini semua orang dapat kembali melihat ke dalam diri. Kembali memantau keluarga sendiri. Sebab sumber kebaikan masyarakat berpangkal pada bagaimana keluarga terbina dengan sempurna. Karena keluarga merupakan satu komunal terkecil dari kelompok masyarakat.

“Saya masih muda. Sebagai seorang pimpinan dari keluarga kecil saya, saya juga masih belajar bagaimana fungsi saya kepala keluarga benar-benar berjalan baik. Begitu juga dengan abang-abang saya ataupun adik-adik saya yang akan melangkah ke jenjang perkawinan. Karena istilah keluarga berencana bukan hanya bermakna pertumbuhan penduduk, tapi lebih dari itu.”

Acara pencanangan Gampong Keluarga Berencana tersebut dipusatkan di halaman Meunasah Gampong Tanjong Ulim. Turut hadir dalam acara tersebut Muspika Kecamatan Ulim, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat. (EM)