Ketua SADaR Aceh : Tidak Benar Terjadi Pembakaran Mesjid di Samalanga

KPJ, BIREUN- Ketua SADaR (Sentral Aktifis Dayah untuk Rakyat) Aceh, Teungku Marsyuddin Ishak, mengatakan ada beberapa hal yang perlu diluruskan terkait berita pembakaran balai dan tiang pondasi masjid yang bertempat di Desa Sangso, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Selasa 17 Oktober 2017.

“Pemberitaan tentang pembakaran Masjid di Gampong yang telah viral dan di beritakan di media online, terlebih media yang pro kepada Muhammadiyahnya seharusnya mereka harus melakukan tabayun terlebih dahulu, padahal realita di lapangan tidak ada pembakaran Mesjid. “ kata Tgk. Marsyuddin Ishak ketua SADaR (Sentral Aktifis Dayah untuk Rakyat) dalam releasnya kepada kabarpidiejaya.com, Kamis (19/10/2017)

Bahkan, dia mengatakan belum ada bangunan mesjid, yang ada hanya melainkan material untuk pembangunannya seperti batu bata, pasir, dan beberapa material lainnya.” Recana pembangunan mesjid tersebut sedari awal telah ditolak oleh masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Beliau juga mengingatkan, masyarakat bukan cuma dari kalangan Dayah, “Namun pihak panitia masih keras kepala untuk ingin melanjutkan pembangun tersebut,” tukas ketua SADar Aceh.

Sebenarnya yang terbakar malam tersebut, kata dia, hanya sebuah balai tempat masyarakat nongkrong yang letaknya di dekat rencana pembangunan mesjid.”Katakanlah balai tersebut dibakar, maka pembakarnya adalah oknum. Saya katakan demikian karena media pro muhamadiyah telah menggiring opini pembaca untuk menjust bahwa pembakarnya adalah dari kalangan dayah dan Aswaja. Bukan tidak mungkin pembakar balai tersebut adalah dari kalangan mereka (Muhammadiyah) sendiri. Dengan tujuan mempermulus proses pembangunan tersebut,” jelas tokoh muda Aceh berpengaruh ini.

Maka, dirinya meminta masyarakat dan para tokoh yang berpengaruh harus bijak menyikapi masalah ini dengan melakukan tabayun terlebih dahulu dan jangan mudah percaya berita Hoax. “Kami sangat mengharapkan masyarakat, para wakil rakyat juga tokoh masyarakat untuk bijak dalam membuat postingan. Jangan asal enter,” harapnya. (IA)