Santri DTB Arongan Peuphon Kitab Al-Mahalli Bersama Abu MUDI

0

KPJ, BIREUN- Para santri kelas Aliyah (kelas Lima) Dayah Tauthiatuth Thullab (DTB) Arongan, Simpang Mamplam, Bireun mengadakan Peuphon (ibdtida memulai membaca kitab) Kitab Al-Mahally bersama dengan Al-Mukarram Syaikhuna Abu MUDI yang merupakan pimpinan Dayah MUDI Masjid Raya Samalanga di Masjid dayah tersebut, senin, (2/10/2017) mulai jam 09.00-11.00 WIB.

“Alhamdulilllah, para santri yang baru naik kelas aliyah atau kelas lima tahun Muharram 1439 H/2017 M barusan melakukan Peuphon Kitab Al-Mahalli bersama Al-Mukarram Abu MUDI yang merupakan pimpinan Dayah MUDI Samalangadan juga ulama kharismatik Aceh,” kata Tgk. Muksalmina Sofyan salah seorang dewan guru senior dalam releasnya kepada kabarpidiejaya.com , senin, (2/10/2017).

Beliau mengatakan peuphon kitab sudah menjadi tradisi rutin di dayah salafiyyah (tradisional) dengan tujuan untuk mengharapkan keberkahan (tabarruk). Sebagaimana biasanya, kegiatan ini diawali dengan pembacaan al-Fatihah yang dihadiahkan kepada Pengarang.

Teungku Muksalmina menjelaskan Abu dalam pengajian permulaan kitab Mahalli mengupas beberapa poin penting seputaran kitab terebut juga bagaimana syarat dalam menuntut ilmu. Salah satu pesan yang sangat urgen untuk kita penunutt ilmu di dayah, Al-Mukarram Abu MUDI berpesan kepada para santri bahwa beut seumeubet merupakan salah satu cara memperkuat benteng akidah Ahlussunnah Waljamaah.

“ Abu menjelskan panjang lebar beberapa nasehat dan poin penting dalam kitab Mahallijuga nasehat kepada santri untuk giat dalam menununtut ilmu. Ini disebabkan beut seumeubet merupakan salah satu cara memperkuat benteng akidah Ahlussunnah Waljamaah”, papar beliau mengutip beberapa pesan dan nasehat Abu MUDI. (IA)