Sukses di 80 Daerah, HPI Diharapkan Jadi Peringatan Puisi Negara

0
Ketua Penyelenggara HPI 2017, Asrizal Nur saat membukq secara resmi pagelaran HPI ke-5 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Minggu, 1 Oktober 2017. (Foto: KPJ/PP)

KPJ, JAKARTA — Hari Puisi Kelima (HPI) 2017 yang diselenggarakan Yayasan Hari Puisi Indonesia sukses menghelat perayaan HPI di seluruh Indonesia.

“Pada tahun kelima perayaan HPI 2017, kami berhasil memberikan dukungan kepada lebih dari 80 daerah di Indonesia untuk merayakan HPI secara swadaya, dan perayaan itu berjalan sesuai harapan kami,” kata Ketua HPI, Asrizal Nur di Taman Ismail Marzuki, Minggu, 1 Oktober 2018.

Selain itu, kata Asrizal Nur, kegiatan HPI kelima itu juga membuat sejarah baru dalam penyelenggaraan HPI. Sebab, kata dia, pada pagelaran itu Yayasan Hari Puisi Indonesia akan menerbitkan buku biografi, dengan memuat 1000 biodata penyair di dalamnya. Dari pujangga baru hingga penyair masa kini. “Diluncurkan tanggal 4, saat acara puncak,” kata dia.

Asrizal Nur menjelaskan, pada tahun pertama penyelenggaraan HPI, ia mengibaratkan bahwa tahun itu adalah tahun untuk melahirkan HPI dari tiada menjadi ada. Selanjutnya, kata dia, HPI terus bergulir pada tahun kedua, yang diselenggarakan dengan berbagai event ditambah dengan perlombaan musikalisasi puisi. “Tahun ketiga, kita lembaga Yayasan Hari Puisi, tetap menyelenggarakan Sayembara Buku Puisi ditambah dengan lomba baca puisi,” kata dia.

Setelah sukses pada tahun ketiga, HPI terus berlanjut di tahun keempat dengan menerbitkan kumpulan puisi, Matahari Cinta Samudra Kata yang mempublikasikan 2016 karya puisi dan menjadi buku puisi paling tebal di Indonesia. Pada tahun itu pula, untuk pertama kalinya Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla membaca puisi di pentas HPI 2016. (pp)