Warga Beuracan Kecewa dengan Kinerja KIP Pijay

MEUREUDU — Miswar SE, seorang pendaftar formasi PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) untuk wilayah Meureudu mengaku kecewa dengan proses seleksi administrasi calon PPK oleh KIP (Komisi Independen Pemilihan) Pidie Jaya.

Miswar gagal tahap administratif karena menurut pihak KIP Pijay ia tidak mencantumkan surat kesehatan yang isinya keterangan sehat jasmani dan rohani. Sementara itu, Miswar sendiri mengaku sudah mencantumkan surat tersebut.

“Padahal wate lon jak daftar ka lheuh di cek lis lengkap, tapi setelah pengumuman di peugah lon surat pemeriksaan kesehatan hana lengkap (Padahal waktu saya mendaftar sudah di ceklis lengkap, tapi setelah pengumuman diberitahukan bahwa saya tidak mencantumkan surat sehat),” ungkap warga Kuta Trieng Kemukiman Beuracan tersebut kepada kabarpidiejaya.com via WhatShaap, Rabu, (18/10/17) pukul 17.25 WIB.

Lebih lanjut ia menyatakan bahwa secara logika jika pihak KIP sudah memeriksa berkas calon pelamar dan sudah diterima maka itu artinya berkas pelamar dianggap sudah lengkap.

“Secara logika panitia sudah memeriksa berkas calon dan kalau sudah diterima berarti persyaratan sudah lengkap. Tapi kok setelah pengumuman mereka menyatakan tidak lengkap surat keterangan pemeriksaan kesehatan?” beber Miswar dengan nada kecewa.

Melalui WA, Miswar juga mengirimkan screenshoot kepada kabarpidiejaya.com hard copy surat kesehatan tersebut dan dialog antara dirinya dan Ir. T. Barzaini, salah seorang Komisioner KIP Pijay. Ampon Bar, nama panggilan T. Barzaini.

Begini dialog tersebut.

Ir. T. Barzaini
“Dalam map berkas tidak ditemukan adanya surat pemeriksaan kesehatan dari dokter. Mungkin silap masuk dalam berkas. Dalilnya tidak cukup syarat.”

Miswar SE
“Tapi panitia yang memeriksa kemarin sudah lengkap kanda.”

“Dan miswar pun ada foto copy pertinggal.”

Ir. T. Barzaini
“Tidak bisa dibuktikan. Kecuali ada pertinggal anda sewaktu diantar berkas ada paraf panitia.”

Dihubungi via selulernya perihal proses rekrutmen PPK yang menuai komplain pelamar Cut Nur Azizah SE, Komisioner KIP Pijay, menyampaikan alasan yang senada dengan Ampon Bar. Mereka tidak menemukan surat kesehatan Saudara Miswar dalam berkas mapnya.

“Memang tidak ada. Mungkin ia lupa memasukannya ke dalam map,” jelas Cut Nur Azizah.

“Ia memang jumpai Pak Abdullah (Komisioner KIP Pijay) membawa berkas kopian per tinggalnya, tapi yang sudah kami terima, surat itu tidak ada,” papar Cut Nur Azizah.

Kepada kabarpidiejaya.com Miswar mengaku akan menggugat KIP Pidie Jaya yang menurutnya tidak profesional.

“Rencananya saya gugat KIP. Karena panitia seleksi penerimaan PPK tidak profesional,” putus Miswar. (EM)