Allianz Indonesia Dorong Remaja Indonesia Asah Bakat Sepak Bola

Preskon Allianz Footbal Camp 2018 di Hotel Belleza, Suite, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Minggu, 1 Juni 2018. (Foto: Kabarpidiejaya.com)

JAKARTA, Kabarpidiejaya.com | Allianz Junior Football Camp (AJFC) 2018 kembali menghentak dunia persepakbolaan Indonesia. Sama seperti tujuh tahun sebelumnya, AJFC terus berkomitmen untuk mencari dan menemukan bibit-bibit baru muda Indonesia untuk mengembangkan diri melalui bakat bermain sepak bola.

Dengan komitmen tersebut, hingga kini tercatat AJFC telah beberapa kali mengirimkan perwakilan Indonesia ke luar negeri. Terakhir, Allianz mengadakan AJFC di Bali, dengan mengundang langsung pelatih FC Bayern Muchen untuk melatih parah peserta yang lolos seleksi.

Tahun 2018 sendiri, ada 2.386 peserta yang ikut mendaftar di ajang bergengsi ini untuk kemudian mengikuti seleksi. Dari peserta tersebut, disaring kembali dengan penilaian ketat hingga mengrucut pada angka 405 peserta. Kemudian, ke 405 peserta yang rata-rata remaja 12 hingg 14 tahun ini akan kembali bersaing di kota masing-masing yakni Jakarta dan Medan.

Peserta seleksi juga nantinya akan bertarung lagi hingga menjadi sembilan peserta terbaik untukk kemudian akan diberangkatkan ke Bangkok dan Thailand pada tanggal 16-19 Juli. Sedangkan untuk ke Jerman, Allianz hanya memilih dua orang yang akan diterbangkan sesuai dengan kuota yang tersedia. Dua orang yang beruntung itu nantinya akan terbang pada tanggal 27-31 Agustus 2018.

Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia, Peter van Zyl kepada para blogger, wartawan, dan hadirin yang hadir di acara kegiatan press conference di Hotel Belleza Suite, Permata Hijau mengatakan, pihaknya, terutama Allianz Indonesia akan terus mendukung secara konsisten apa yang telah dimulai pihaknya yakni mewujudkan mimpi remaja Indonesia untuk mendapatkan pengalaman dengan teman sebaya dari berbagai negara.

“Selain itu, AJFC juga ingin menanamkan nilai sportivitas dan kompetisi yang sehat kepada remaja Indonesia sejak dini. Diharapkan, kegiatan itu akan menjadi bekal bagi pesepakbola remaja tersebut jika suatu saat nanti bersaing dengan dunia olahraga profesional,” kata dia, Minggu, 1 Juli 2018.

Sementara, Head of Market Managemen Allianz Indonesia, Karin Zulkarnaen mengatakan. Sejak 2017, Allianz juga konsisten memberikan sejumlah apresiasi kepada para Pahlawan Sepak Bola. Apresiasi ini diberikan kepada orang-orang yang berdedikasi tinggi dalam dunia sepak bola, seperti para pelatih dan guru olahraga untuk mendapatkan pelatihan khusus dan sertifikasi pelatih profesional.

“Sosok Pahlawan Sepak Bola ini tentu besar dedikasinya. Oleh karena itu. Kami juga menjadikan program ini sebagai fokus kami untuk memberikan kesempatan kepada para Pahlawan Sepak Bola agar mendapatkan lisensi pelatih profesional. Sebab, dari sosok-sosok ini pula nanti akan lahir bintang-bintang lapangan,” ujar Karin.

Program Pahlawan Sepak Bola ini diselenggarakan melalui cerita mengenai sosok inspiratif tersebut yang ditulis oleh orang terdekat tentang dedikasi mereka. Kepada panitia, ada 339 cerita yang masuk dan dipilih 10 terbaik untuk mengikuti program “Coach to Coach” bersama Jacksen F. Thiago di Jakarta.***