Bupati Pidie Jaya Panen Padi Gogo Hasil Ujiterap

MEUREUDU, Kabarpidiejaya.com | Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas melakukan panen padi gogo di areal sawah tadah hujan seluas lima hektar.  Padi gogo tersebut merupakan hasil ujiterap inovasi pertanian dengan hasil yang sangat memuaskan.

Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas kepada kabarpidiejaya.com mengatakan, padi gogo yang merupakan inovasi baru untuk dapat ditanam diareal lahan sawah, juga akan diterapkan dkseluruh sawah tadah hujah seluas 700 hektar di kabupaten itu.

“Untuk mencapai visi misi kami di periode kedua, dalam mensejahterakan masyarakat, padi gogo adalah salah satu solusinya. Karena penopang ekonomi daerah ini adalah pertanian padi. Hampir semua pusat pasar dalam Kabupaten Pidie Jaya menjadi sepi jika tidak ada hasil tani,” kata Bupati.

Dikatakan, Pemerintah Pidie Jaya akan memberikan stimulus kepada petani pada musim tanam gadu yang akan datanh dengan menggratiskan mulai dari bibit hingga olah tanah, tapi masyarakat jangan manja dengan biaya gratis dari pemerintah tersebut. Dan petani yang tidak memiliki tanah tidak usah takut dengan program gratis ini, tanahnya akan diambil kembali oleh pemiliknya.

“Program ini semata-mata untuk menserentak tanamkan di seluruh Pidie Jaya. Dengan serentak tanam, hama penyakit akan teratasi dan kesejahteraan akan semakin meningkat,” yakinnya.

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Pidie Jaya, Muzzakir Ahmad menyebutkan, ujiterap padi gogo di lahan sawah seluas lima hektar di Gampong Peulandok Ujong Baroh, Trienggadeng berhasil dengan sempurna. Diareal sawah tadah hujan itu kata dia, ditanam padi gogo dengan empat varietas diantaranya, Inpago 8, Inpago 11, Unsoed dan Tuwoti.

“Inovasi baru itu sudah sewajarnya diterapkan oleh masyarakat Pidie Jaya yang berpenduduk mayoritas petani, guna memaksimalkan sawah tadah hujan. Untuk menambah pendapatan petani, inovasi baru ini akan diterapkan di 700 hektar lahan sawah tadah hujan dengan pemerintah memberikan bibit gratis,” ujar Muzakir. (IP)