Osmiyati Afarindra Nurifai: Saya akan Prioritaskan Penyandang Disabilitas dan Petani jika Terpilih sebagai Anggota DPR RI

JAKARTA, Kabarpidiejaya.com | Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Amanat Nasional, Osmiyati Afarindra Nurifai mengatakan, dirinya siap memperjuangkan hak-hak masyarakat terutama hak penyandang disabilitas yang selama ini terkesan terabaikan di pusat pemerintahan jika dirinya terpilih sebagai anggota Legislatif di DPR RI.

“Dari 10 persen penyandang disabilitas di Indonesia, 8 persennya miskin. Maka dari itu. Jika saya terpilih, saya akan memperjuangkan hak-hak mereka agar setara dengan masyarakat umum,” kata Osmiyati, yang akan bertarung di daerah pemilihan Jatim II meliputi Pasuruan dan Probolinggo.

Selain penyandang disabilitas, anak purnawirawan TNI AD itu juga akan memberikan prioritas kepada para petani di daerah pemilihannya. Sebab, tak jaug beda dari penyandang disabilitas, masih banyak juga hingga saat ini petani yang masih hidup dibawah garis kemiskinan.

“Dua hal ini akan menjadi prioritas saya jika Insya Allah terpilih sebagai anggota DPR RI nantinya, guna memperjuangkan hak-hak yang terabaikan,” kata dia, yang akrab disapa Miya itu.

Menurutnya, sebagai anak seorang Purnawirawan TNI AD, dirinya merasa hingga kini masih terus punya tanggung jawab moral untuk dapat berbuat lebih banyak guna memberikan yang terbaik bagi penyandang disabilitas dan para petani.

“Meskipun saya sendiri saat ini juga duduk di kursi roda karena kecelakaan beberapa tahun silam, tapi hal itu tak membuat niat saya surut untuk menggapai impian penyandang disabilitas dan para petani,” ujarnya, yang juga Ketua Disabilitas Kreatif Indonesia (DKI) itu.

Tak tanggung-tanggung, Osmiyati juga berkeinginan kuat untuk mencerdaskan anak bangsa dengan memberikan kesempatan kepada siapapun yang ingin kuliah baik D3 atau S1, dirinya siap untuk mencarikan beasiswa.

“Bagi yang tidak punya biaya untuk kuliah, saya bisa bantu mencarikan beasiswa hingga sarjana. Salam Sipan 12, Caleg PAN DPR RI No urut 6 Dapil Jatim II, Pasuruan dan Probolinggo,” ujarnya.