Berpacu Dengan Anggaran Minim

Meureudu, kabarpidiejaya.com| Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Perubahan (APBK-P) Pidie Jaya tahun 2018 terjadi peningkatan sebesar 8,85 persen, setara dengam Rp 105.298.868.567 dari APBK murni senilai Rp 1.189.530.266.695.

Penambahan nilai tersebut terjadi seiring dengan adanya penambahan pendapatan dan pembiayaan daerah dari berbagai sumber. Pendapatan daerah APBK Perubahan 2018 bertambah sebesar Rp 13.936.690.209.812 setara dengan 1.62 persen. Sedangkan penerimaan pembiayaan bertambah dengan nilai Rp 91.379.658.764 atau 27,49 persen.

Seiring terjadinya penambahan penerimaan daerah tersebut, APBK-P Pidie Jaya tahun 2017 meningkat menjadi 1.294.830.135.271. Walaupun terjadi peningkatan penerimaan daerah, anggarannya masih dirasa relatif sangat kecil untuk membiaya setiap kebutuhan pembangunan. Terutama yang menyangkut dengan persoalan kesejahteraan dan perimbangan pembangunan antara kecamatan.

Namun demikian, Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas tetap optimis dengan anggaran yang sangat kecil tersebut, akan mampu memberikan yang terbaik dan mengantarkan kesejahteraan untuj seluruh masyarakat Pidie Jaya. Itu dilakukan bupati dengan memilih dan memilah urusan yang mendesak untuk dibiayai dengan APBK-Perubahan tersebut.

Persoalan-persoalan yang menjadi pilihan Bupati Pidie Jaya itu adalah seperti  pemenuhan kebutuhan dan kebutuhan real masyarakat serta pemberdayaan seluruh sumber daya yang ada di daerah itu. Tentu pilihan-pilihan tersebut dikoreksi dan dibahas untuk disetujui bersama DPRK Pidie Jaya.

Pilihan-pilahan yang telah ditentukan dan disetujui dan disahkan dewan tersebut, seluruh lapisan SKPK setempat juga dituntut untuk bekerja ekstra keras, sehingga visi menjadikan masyarakat Pidie Jaya yang sejahtera dengan pemerataan pembangunan antar kecamatan dapat diwujud tahun demi tahun.

“Kita semua dituntut untuk bekerja keras ¬† memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat walaupun dengan anggaran daerah yang relatif sangat kecil tersebut,” seru Bupati Aiyub Abbas kala berpidato pada sidang penutupan paripurna APBK-P 2018, Kamis pekan kemarin di DPRK Pidie Jaya.

Dewan pun diminta Bupati untuk melakukan pengawasan yang sesungguhnya sesuai dengan fungsi yang melekat pada setiap anggota legislatif tersebut, sehingga setiap rupiah yang telah dituangkan dalam APBK-P itu penggunaannya benar-benar untuk kepentingan masyarakat banyak dan tepat sasaran sebagaimana diharapkan.

” Terimakasih juga kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan yang telah mencurahkan seluruh pikiran dan tenaga dalam mengoreksi setiap usulan program dan anggaran. Cita-cita kita sama, yaitu kesejahteraan seluruh masyarakat Pidie Jaya,” ucpanya. ( IP)