Novel Felix K. Nesi Raih Juara Pertama Sayembara Novel DKJ 2018

JAKARTA, Kabarpidiejaya.com | Novel berjudul Orang-orang Oetimo karya Felix K. Nesi berhasil meraih juara pertama dalam ajang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2018. Karya tersebut mengalahkan 271 naskah yang masuk ke meja redaksi. Kesemua naskah itu juga telah dinyatakan lolos secara adminitrasi oleh seluruh panitia.

Tim dewan juri tahun ini terdiri dari A.S. Laksana, Nukila Amal dan Martin Suryajaya melaporkan pertanggungjawaban mereka pada Selasa, 4 Desember 2018 di Teater Kecil, TIM, Jakarta.

Naskah yang menjadi pemenang, dinilai digarap dengan matang dan memiliki pembendaharaan yang kaya.

“Novel ini berkisah tentang suku Bajawa di Nusa Tenggara Timur. Naskah ini juga diperkaya oleh khasanah bahasa tetun serta didasari dari penggalian khasanah tradisi Timur Leste dan cerita rakyat serta sejarah lokal NTT,” ujar A.S. Laksana.

Pembaca, kata A.S. Laksana, diajak menelusurui latar belakang tiap tokohnya yang sebetulnya merupakan elaborasi dari adegan pada bab pertama sebelum akhirnya novel itu ditutup.

“Penokohan digarap dengan matang. Riwayat hidup setiap tokoh dibeberkan secara memadai dan melebar menyentuh peristiwa sejarah Indonesia yang menimpa mereka, berikut efeknya pada kehidupan para tokoh baik secara individu maupun komunal,” sambung Sulak, sapaan akrab A.S. Laksana.

Sulak menambahkan, terpilihnya Orang-orang Oetimu sebagai juara pertama tahun 2018 juga dikarenakan terdapat selera humor yang baik, bahkan cenderung subtil. Bahkan, kritik sosial juga disampaikan secara natural, sebagai bentuk kebutuhan pengisahan dalam novel itu.

Naskah Felix K. Nesi dipuji oleh seluruh panitia karena penulisannya juga mampu mengabarkan suasana budaya dan karakter orang timur dengan sangat kental dan akurat, sebagai contoh fiksi etnografis yang digarap dengan sangat baik.

Adapun juara dua diraih oleh novel karya Ahmad Mustafa berjudul Anak Gembala yang Tertidur Sepanjang Zaman. Sedamgkan juara tiga jatuh pada novel karya Mochammad Nasrullah dengan novel berjudul Balada Supri

Tak hanya tiga juara tersebut, tahun ini DKJ juga memilih lima novel unggulan yang layak untuk diterbitkan, antara lain Pemetik Bintang, (Venerdi Handoyo), Tiga dalam Kayu (Ziggy), Nyi Manganti, (Dadan Sutisna), Babad Kopi Parahiyangan, (Evi Sri Rezeki), dan Teror Kain Kusut, (Irman Hidayat).